Berita Utama Kabupaten Bogor Kota Bogor 

HKN di Kota Bogor Terapkan Pola Hidup Sehat

Kota Bogor | inibogor.com

Hari Kesehatan Nasional tingkat Kota Bogor dijadikan momentuk mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat.

“Sehat itu nomor satu. Pemerintah Kota Bogor serius dalam menangani kesehatan dan tidak setengah-setengah. Harus dari ujung ke ujung, mulai dari pencegahan hingga pengobatan, mulai dari preemtif hingga kuratif,” kata Walikota Bima Arya usai mengikuti senam bersama dalam KHN di Lapangan Sempur.

Untuk lebih mendukung program kesehatan di Kota Bogor, Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) harus terus maju. Selain itu, dirinya meminta kepada Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah di Kota Bogor untuk tidak berhenti bergerak dan terus berolahraga. Kepada warga Kota Bogor secara khusus ia menyampaikan, bahwa Pemkot Bogor akan terus membangun fasilitas olahraga. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, Lapangan bola di Taman Kresna akan segera diresmikan.

“Tahun depan GOR Pajajaran dan Taman Topi akan diupayakan menjadi tempat lari yang nyaman bagi semua dan di setiap kecamatan akan ada fasilitas olahraga,” ujar Bima.

Selain itu, saat ini RSUD Kota Bogor dalam proses pembangunan, puskesmas terus diperbaiki dan alat kesehatan terus ditambah. ”Kepada semua warga Kota Bogor, terus sosialisasikan untuk mengkonsumsi dan menerapkan pola hidup sehat,” ucapnya.

Pada Hari Kesehatan Nasional Ke-55 tahun ini mengusung tema Generasi Sehat Indonesia Unggul. Selain dimaknai sebagai puncak dari upaya bersama seluruh pemangku kepentingan pembangunan kesehatan dalam lima tahun terakhir, juga dimaknai dengan kesiapan bidang kesehatan untuk terlibat aktif dalam pembangunan periode berikutnya yang menitikberatkan pada aspek sumber daya manusia.

“Diyakini, SDM yang sehat akan membawa keunggulan bagi bangsa,” tuntasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr Rubaeah menuturkan, di HKN ke 55 ini ingin seluruh insan kesehatan ikut terlibat jadi bukan punya Dinkes tapi punya insan kesehatan dan seluruh masyarakat kota Bogor. Yang di berikan contoh oleh insan kesehatan untuk masalah gerakan masyarakat dari mulai smk kesehatan, Akbid, Akper, seluruh rakyat, seluruh profesi dalam bidang kesehatan, klinik, dokter dan bidan juga ikut terlibat, BPJS kesehatan bergerak bareng bareng untuk mengatasi masalah kesehatan untuk mewujudkan masyarakat kota Bogor yang sehat.

“Kita mempunyai 25 puskesmas di wilayah tiap wilayah pasti beda beda masalah kesehatannya, kita beri tugas kepala puskesmas untuk bisa maping dan menganalisa masalah kesehatan apa sih di wilayahnya..Masalah kondisi kesehatan di kota bogor memang yang menjadi masalah ya program prioritas semua, pertama masalah program kesehatan ibu dan anak, kedua masalah gizi dan standing, ketiga penyakit menular HIV dan TBC, keempat masalah lingkungan,” tutupnya. (Fik)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: