Berita Utama Daerah Kota Bogor Nasional 

Penerima BLT JPS Tahap Tiga APBD Kota Bogor 28.906 KK

Kota Bogor | inibogor.com

Dalam waktu dekat, Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap ketiga, Jaring Pengaman Sosial (JPS) yang berasal dari APBD Kota Bogor, akan segera direalisasikan. Saat ini prosesnya sedang di tahap kantor POS untuk di distribusikan wesel ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Dinsos Kota Bogor, Anggraeni Iswara didampingi Bidang data informasi dan penyuluhan sosial, Okto Muhammad ikhsan menjelaskan, untuk pencairan bansos JPS tahap ketiga sudah ada ditingkat kantor POS. Lampiran SK Walikota sudah jadi dan anggaran bansos itu ada di BPBD Kota Bogor. Berdasarkan informasi dari pihak kantor POS, dibutuhkan waktu enam hari kerja untuk pendistribusian wesel ke 68 kelurahan. Saat ini posisinya sudah dalam proses tahap pencetakan wesel dan pendistribusian. Artinya pencairan bansos bisa diprediksi sekitar minggu depan.

“Diperkirakan minggu depan sudah bisa di cairkan, karena pihak kantor POS saat ini sedang memproses percetakan weselnya,” kata Anggraeni.

Ia menyebutkan, untuk jumlah KK KPM di tahap ketiga ini sebanyak 28.906 KK. Terjadi peningkatan signifikan dari data di tahap kedua sebanyak 17.018 KK KPM. Untuk tahap ketiga ini terjadi peningkatan data data yang sudah melalui proses validasi dan verifikasi dari data di tahap kesatu dan kedua. Data data tambahan itu diantaranya, ada data dari sistem Salur maupun susulan dari wilayah diseluruh Kota Bogor.

“Untuk tahap ketiga ini 28.906 KK KPM yang akan mendapatkan bantuan. Jadi semua usulan tambahan sudah di verifikasi dan validasi, sehingga terjadi peningkatan jumlah di tahap ketiga ini,” terangnya.

Terkait proses alur pencairan, Anggraeni menjelaskan, pertama data data KK KPM dari dinsos, diserahkan ke BPBD, jadi kenapa di BPBD, karena pos anggarannya ada di BTT yang dikelola BPBD. Setelah dilakukan review oleh inspektorat berdasarkan usulan Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) dari BPBD, data review diajukan menjadi permohonan pencairan anggaran di BPKAD. Setelah keluar SP2D dari BPKAD, baru diserahkan ke kantor POS untuk disalurkan melalui mekanisme wesel dikirimkan ke kelurahan diseluruh Kota Bogor.

Namun demikian, pihak Dinas Sosial Kota Bogor juga mengakui bahwa masih banyak warga yang belum mendapatkan bantuan dan tidak masuk kedalam kuota KPM. Tetapi ada beberapa data yang terdaftar di DTKS yang memenuhi kroteria miskin dan belum mendapatkan bantuan. Anggraeni menegaskan, Dinsos Kota Bogor sudah bersurat ke Kemensos untuk segera diperhatikan agar mendapatkan bantuan, karena data data warga itu sudah tercatat di Kemensos. Tapi ada juga sebagian yang akhirnya dibantu oleh JPS APBD Kota Bogor setelah dilakukan pengecekan dan betul betul membutuhkan bantuan serta masuk kriteria.

“Jumlah warga yang belum mendapatkan bantuan ada sekitar 6 ribuan KK. Kami terus berusaha agar pihak pusat Kemensos segera merealisasikan dan membantu warga tersebut,” bebernya. (Fik)

Related posts

Leave a Comment

%d blogger menyukai ini: