Berita Utama Kota Bogor Nasional 

Terobosan DPMPTSP, MPP Kerjasama 13 Instansi dan 145 Layanan

 

Bogor | Inibogor.com

Terobosan kembali dilakukan Pemerintah Kota Bogor melalui DPMPTSP dengan membangun Mal Pelayanan Publik (MPP). Sebanyak 13 instansi layanan publik yang ada di Kota Bogor melakukan pendadatanganan nota kesepakatan bersama dengan Walikota Bogor Bima Arya. Acara dilaksakan di ruang Paseban Sri Bima Balaikota, Jumat (8/3).

Acara pendandatanganan nota kesepakatan bersama dihadiri dan disaksikan langsung Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PAN RB, Prof Diah Natalisa.

Kepala DPMPTSP Kota Bogor Deni Mulyadi mengatakan bahwa proses pembangunan MPP Kota Bogor sudah dilaksanakan beberapa tahapan, sampai dengan tahapan Perjanjian Kerjasama (PKS) ini. “Akan ada 145 jenis layanan dari 13 Instansi yang akan bergabung di MPP nanti,” ungkap Deni.

Sementara itu, dalam sambutannya Walikota Bogor menyatakan bahwa hadirnya pelayanan untuk menghadirkan aspek legitimasi, pengakuan terhadap hadirnya pelayanan pemerintah di masyarakat. “Harus difahami bahwa ruh dari hadirnya pemerintah adalah legitimasi masyarakat. Pelayanan dirasakan kehadirannya oleh masyarakat”, tegas Bima.

Selain itu, Bima berharap bahwa kehadiran MPP akan mendorong ekonomi, dengan juga memfasilitasi UMKM di Mal yang akan dibentuk. Dalam kesempatan tersebut, Bima juga menyatakan terima kasih atas partisipasi lembaga/badan yang bergabung dalam MPP Kota Bogor. “Terobosan ini memotivasi kita semua untuk terus maju di bidang pelayanan publik bagi masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Deputi Pelayanan Publik Kementerian PAN-RB Diah Natalisa, menyatakan bahwa MPP ingin mewujudkan satu tempat pelayanan secara terpadu untuk memudahkan warga dalam menerima layanan publik. “Dibeberapa negara maju, kegiatan seperti MPP ini sudah berjalan dan memudahkan sekali warganya dalam layanan publik,” ucap Diah.

Lebih lanjut Diah menambahkan, Deputi menyatakan bahwa Ajarbaizan dan Georgia menjadi salah satu negara yang fenomenal dalam inovasi layanan publik, salah satunya dengan mendirikan Public Service Hall untuk warganya. Ini yang kemudian direplikasi oleh Kementerian PANRB dengan menerbitkan Permen 23 tahun 2017 tentang MPP.

“Hadirnya MPP bertujuan memberi kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan dan kenyamanan pelayanan publik. Disamping untuk untuk terus meningkatkan daya saing global”, tandas Diah.

Perlu diketahui bahwa instansi dan lembaga yang bergabung dalam MPP Kota Bogor antara lain, Kepolisian Resort Bogor, Imigrasi, Bea Cukai, Jasa Raharja, KPP Pratama, DPMPTSP Jawa Barat, BPN, Kemenag, PDAM, Dinas Disdukcapil, Bapenda, Samsat, dan DPMPTSP Kota Bogor sebagai koordinator MPP.

(Red)

Related posts

Leave a Comment